14 SEJARAH ACUAN
Tahun 1997, ada seseorang dan sekelompoknya mendirikan perusahaan konsultan di bidang manajemen yang dinamai the table grup. Berhubungan kami pernah bekerja sama dalam satu departemen yang dia pimpin di perusahaan sebelumnya. Nah didalam perusahaan konsultan ini mereka memberikan konsultasi kepada para klien, kami tidak saja membantu para pemimpin membangun para pemimpin membangun tim yang lebih baik.
Tetapi mereka tidak mempublikasikan nilai rendah hati, lapar, dan pintar. Dan pada akhirnya perusahaan ini menggunakan sikap rendah hati, lapar dan pintar, karena ada beberapa hal yang menjadi faktor :
Pertama, budaya perusahaan ini berbicara tentang kerja sama kelompok, baik dalam perlakuan terhadap klien maupun cara bersikap baik didalam perusahaan. Maka dari itu perusahaan ini mulai memandang relevansi sikap rendah hati, lapar, dan pintar bagi oganisasi-organisasi lain dengan cara yang berbeda.
Dan yang kedua orang yang tidak rendah hati tidak akan mudah menerima kecaman dan membangun rasa percaya diri , sehingga membuat orang-orang yang ada di perusahaan ini tidak dapat melibatkan diri didalam konflik yang tulus dan bertanggung jawab kepada orang lain, dan juga mereka akan sulit berkomitmen terhadap keputusan yang tidak memenuhi minat mereka.
Yang ketiga rekan rekan yang tidak lapar tak akan bersedia melibatkan diri dalam konflik yang terasa kurang nyaman, bertanggung jawab terhadap sesama atas perilaku mereka. Melainkan mereka hanya memilih jalan yang lebih mudah.
Dan yang keempat orang yang tidak pintar meghadapi orang lain, besar kemungkinan akan menciptakan masalah-masalah yang sebenarnya tidak perlu terjadi dalam seluruh proses pembangunan tim, terutama dalam hal melibatkan diri dengan bijaksana didalam konflik produktif serta bertanggung jawab terhadap orang lain atas perilaku mereka.
jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komen dibawah ya.

Komentar
Posting Komentar